Namanya Sela. Usianya kira-kira 4 tahun lebih muda dariku. Dan kini dia adalah seorang tulang punggung keluarga. Aku melihat dia, dan lalu melihat diriku. Aku malu, karena aku yang dulu beberapa kali menasihatinya, kini tertinggal jauh darinya. Dia sudah tumbuh sekuat itu, sudah mampu ikut menanggung hidup keluarganya. Aku? Ah, sekarang aku masih belum sehebat dia.