Minggu, 17 April 2022
Sekarang tepat jam 9 malam. Aku pergi ke atap rumah, duduk dan bersandar ke toren air, menghadap purnama yang kali ini tidak terlalu cemerlang.
Dari arah masjid sana terdengar suara beberapa orang sedang membaca Al-quran. Aku mengenal dengan baik salah satu suara diantara mereka. Itu adalah suara guru bahasa Arab ku. Suara yang pendek dan menguras tenaga. Seperti suara serak yang dipaksa untuk mengucap lantang.
Aku juga mengenal satu suara lain. Itu adalah suara orang yang biasa membaca Al-Qur'an setiap subuh pagi. Aku sangat familiar dengan suara itu, sudah beberapa tahun ini aku mendengarnya. Aku sering sekali menyimak bacaannya setiap pagi. Suara itu sudah seperti menjadi bagian dari rutinitas pagi ku.
Aku baru tau sosok dibalik suara itu beberapa hari lalu, saat aku datang ke masjid dan melihat dia sedang membaca Al-Qur'an sehabis sholat tarawih. Ternyata dia seorang anak muda juga. Selama ini aku mengira itu suara bapak-bapak setengah baya.