Esnida, malam ini, nanti selepas sholat isya, ayo kita pergi ke tempat yang tinggi dan sepi.
Aku ingin kita memikirkan kembali, merenung dan berkontemplasi. Tentang alasan yang membuat kita masih dibiarkan hidup sampai hari ini. Tentang apa yang sebenarnya ingin Allah lakukan di dunia ini melalui kedua tangan kita yang sudah banyak bekas lukanya ini.
Tentang orang-orang yang selama ini berdoa untuk kita. Tentang sesuatu yang bisa kita lakukan untuk membahagiakan sesama manusia yang singgah di dunia.
Aku yakin kamu sudah banyak lupa tentang itu. Karena ku lihat belakangan ini kamu sibuk pada hal-hal yang tidak berguna. Kamu terlena, hatimu merana, logikamu melemah.
Aku ingin kita kembali pada jalan yang benar. Bukankah tujuan kita adalah surga? Bukankah kita singgah di dunia ini hanya untuk sementara? Ingatkah kamu wahai Esnida? Ingatkah?