Banyak diantara kita, di usia yang sudah segini, sering menyebut sebuah nama dalam doa sepertiga malam kita. Namun kita tidak sadar, bahwa ada orang lain, yang tidak kita sebutkan namanya di dalam doa kita, yang ternyata selalu berdoa untuk kita.

Kitalah yang menjadi alasannya untuk tetap meneruskan hidup, kitalah alasannya untuk tetap berjuang, kitalah alasan dibalik bahagia dan deritanya.

Tapi kita tidak tau, dan tidak juga memperhatikan. Tidak pernah memikirkan perasaannya. Tidak pernah bertanya apa yang dirasakannya.

Ya, mungkin ada saja teman yang selama ini dekat, yang berdoa untuk kita, tapi kita tidak menyadarinya. Sama seperti yang kita lakukan untuk dia yang sering kita sebut namanya dalam doa, dan dia tidak menyadari keberadaan kita.

Tapi taukah kamu, mereka yang selama ini selalu berdoa untukmu itu, yang menjadikanmu alasan untuk melanjutkan hidup itu, yang menjadikan kamu sebagai alasan bahagia dan deritanya itu, adalah orang tuamu.