Selasa, 5 April 2022

Sekarang sudah hampir jam 12 malam. Suasana di luar sudah sangat sepi, sepertinya semua orang sudah berlayar ke alam mimpi. Malam ini aku menginap, berbagi tempat tidur, aku bisa loh berbagi tempat tidur walaupun aku sangat tidak menyukainya.

Aku belum juga tertidur karena memikirkan beberapa hal. Aku benci situasi ini. Aku ingin memaksakan untuk tidur, tapi bagaimana caranya? Aku tidak bisa mengabaikan lintasan-lintasan pikiran ini. Ah, sekarang aku sedang menulisnya. Ayo, apa yang mau aku tulis?

Aku berbicara pada diri sendiri di dalam kepalaku. Suasana kepalaku sedang riuh, ramai seperti banyak orang yang sedang berteriak-teriak di pasar. Aku berusaha menertibkannya, tapi susah. Aku ingin marah, aku juga ingin menangis, tapi lebih baik aku loncat-loncat saja.

Jangan sampai ada yang melihatku, karena aku sedang memakai baju putih. Aku takut dikira pocong dan bikin heboh satu rumah. Dan jangan sampai aku berteriak ataupun menangis. Aku takut dikira kerasukan atau dikira setan gentayangan. Ah, aku benar-benar berlebihan.

Aku senang karena hari ini aku ikut masuk grup pemuda Al-Falaah. Sebenarnya kegiatannya belum terlalu aku mengerti, aku juga tidak kenal banyak dengan anggotanya. Tapi tidak apa-apa, jaringanku akan berkembang di sana, aku akan menjalani prosesnya. Mudah-mudahan aku bisa.