Jumat, 1 April 2022

Mataku senang karena bisa menyaksikan matahari tenggelam yang cantik sore ini. Aku mengambil ponsel, mengarahkan kamera ke matahari tenggelam, lalu memotretnya. Beberapa fotonya telah tersimpan di galeri.

Aku membuka galeri, tak sengaja aku menemukan sebuah foto dari whatsapp yang membuat air mataku mengalir di pipi. Foto itu adalah foto data keluarga yang menjadi peserta pelayanan kesehatan. 

Ku lihat di sana ada nama seorang kepala keluarga, nama seorang ibu, dan nama tiga orang anaknya. Kepala keluarga itu adalah ayahku, ibu itu adalah ibuku. Tiga orang anaknya itu adalah kakak dan adik-adikku. Namaku tidak ada di antara mereka. Namaku juga sudah keluar dari kartu keluarga mereka.

Aku tau itu hanya sebuah kartu keluarga, hanya selembar kertas. Tapi tetap saja, hatiku kempes seperti ban yang kehilangan udara ketika tidak melihat namaku diantara nama-nama mereka di dalam kartu keluarga.