Mereka semua bertanya tentang
skripsi. Ya, hanya bertanya. Mereka ingin menunjukan kepedulian mereka dengan
menanyakan kabar skripsiku. Aku tidak suka mereka menanyakan skripsiku tapi
tidak menanyakan keadaanku. Mereka seolah hanya perduli dengan skripsiku dan
menuntut kapan aku bisa menyelesaikannya. Mereka tidak bertanya apa yang aku
rasakan, mereka tidak bertanya dimana bagian sulitnya, mereka tidak mau tau
bagaimana aku menghadapinya. Yang mereka ingin tau, KAPAN SKRIPSI SELESAI?
Mmm...
mungkin mereka benar. Kapan aku bisa menyelesaikannya? Pertanyaan ini
sederhana, aku saja yang terlalu mendrama, seolah itu adalah senjata mereka
untuk memojokkan, mengejek, dan memperburuk suasana.
Siapa perduli dengan
perasaanku?! siapa perduli dengan kesulitanku?! siapa perduli dengan
keadaanku!? toh aku juga tak pernah perduli dengan orang lain.