Selasa, 17 Desember 2024 pukul 23.57 wib

Aku sudah siap tidur, lampu sudah dimatikan, sudah baca doa, tapi kepalaku tiba-tiba saja terserang bayangan kalimat "itu Mailnya yang baju putih" kata seseorang.

Kalimat itu membuatku sangat tidak nyaman dan bertanya-tanya sendiri, mengganjal di hati. Aku terus saja memikirkannya. Oh tolonglah kepala, aku mau tidur! Kenapa tiba-tiba memikirkan Mail?! 

Mail.. Mail.. benarkah kamu berulah malam ini? Apakah kamu menitipkan sepotong rindu lewat angin? Ketahuilah, angin itu telah sampai padaku. Aku juga rindu. Tapi tolong, aku mau tidur dulu, hey!

Aku tau kamu adalah laki-laki yang baik, Mail. Kamu merindukanku meski kata dan mata belum mampu bertemu. Maka aku pun melakukan hal yang sama, dengan baik aku katakan bahwa aku pun merindukanmu. 

Untuk sekian kali aku bertanya, siapa kah namamu di bumi ini? Namaku menjadi Esnida di bumi ini. Ya, aku juga melupakan nama langitmu, sama seperti aku melupakan nama langitku. Tapi aku suka menyebutmu Mail.

Siapapun namamu di bumi ini, dimanapun kamu dan apapun yang kamu lakukan, semoga mimpimu indah malam ini.