sabtu, 21 Desember 2024
dan ternyata, yang seharusnya aku lakukan sejak dulu adalah menyerah. ya, menyerah. menyerah seperti nabi Ibrahim menyerahkan diri kepada Rabbnya. persis seperti itu.
ุฅَِّู ุตََูุงุชِู َُููุณُِูู َูู
َุญَْูุงَู َูู
َู
َุงุชِู َِِّููู ุฑَุจِّ ูฑْูุนََٰูู
ِู
sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam
Al-An'am: 162
telah habis segala keinginanku atas dunia ini. aku selesai. terima kasih ya Allah, ya Illahi, Rabbi, telah Engkau anugerahkan pemahaman ini. Jangan Engkau cabut lagi ya Rabb, lindungilah aku. buatlah aku selalu ingat.
tetapkanlah aku selalu berada di jalan keridhoan-Mu. ampunilah aku. ku serahkan diri ini. pakailah aku untuk apapun di bumi ini. jadikanlah aku apapun yang Engkau suka. asal Engkau ridho padaku, asal Engkau sayang padaku, asal Engkau cinta padaku.
ya Rasullullah, sang rahmat seluruh alam, aku berjanji akan menjaga diri ini baik-baik. aku berjanji akan menyayagi diri ini seperti engkau menyayangi segenap umatmu. untukmu, untuk-Nya, semampuku, sekuat yang aku bisa.