Jum'at, 6 Desember 2024
Pukul 6.34 sore,
aku sedang bersiap sholat magrib. Sudah wudhu dan sudah memakai mukena. Sepertinya aku merindukan laki-laki itu. Dia muncul dalam mimpi tidur siangku tadi.
Dalam mimpi itu, dia sedang melakukan sesuatu dan hendak menyapaku. Tapi aku dengan menyesal tetap pura-pura tidak melihatnya dan terus berjalan. Lalu tiba-tiba seekor burung mendarat darurat tepat di depanku. Burung itu terluka, dan aku sigap langsung menolongnya.
Laki-laki itu pun sigap, dia juga menolong burung itu dan lalu kami bersama. Aku melihat wajahnya yang hangat dan menyenangkan. Dia tampak bahagia sekali karena bertemu denganku. Aku pun begitu bahagia bertemu dia hari ini, meski hanya di dalam mimpi.
Lalu aku merenung lagi, apakah dia orangnya ya Allah? Apakah aku sudah harus membuka diri? Apakah sudah tiba waktunya untuk membangun yang orang-orang sebut sebagai rumah tangga itu?