Ahad, 14 Januari 2024
Dini hari tadi aku terbangun dari mimpi buruk, dan ku dapati air mata yang bercucuran. Aku pun tersadar kalau sedang tidur di kamar kak Dona. Aku sedang menginap, dan kak Dona masih tidur lelap di sebelahku.
Jam setengah 6 pagi kami berangkat ke pasar kaget Andara. Kami berjualan baju second hand di sana. Alhamdulillah berjalan lancar dan kami sudah tiba lagi di Aqsyanna sekitar pukul 1 siang.
Laki-laki itu ada di Aqsyanna siang ini. Aku mendengar kabar kalau dia sudah keluar dari sebuah komunitas, aku merasa lega mendengarnya. Entah kenapa aku merasa begitu, tapi sejujurnya aku sangat lega mendengar kabar itu.
Dia menyapaku dengan lambaian tangan sore tadi. Hanya lambaian tangan, tidak ada kata, tidak ada suara. Tapi lambaian itu terbayang sampai malam ini. Dia terlihat berbeda tadi.
Sore tadi aku juga kembali mengisi kelas dasar less waste lenna. Yang datang tidak seramai pekan sebelumnya. Muncul kekhawatiran kalau lenna akan kekurangan tim nantinya. Tapi bismillah.. kata Ninis dan Zizah, insyaAllah orang-orang yang datang tadi adalah orang-orang yang berniat tinggi.
Yaa Allah, tentu engkau paham kekhawatiran hamba-Mu ini. Tolonglah yaa Allah~