Setahun sudah sejak hari yang aneh itu berlalu. Sekarang masih tidak terjadi apa-apa. Kami masih begini-begini saja. Masih sibuk dengan urusan masing-masing. Bahkan saat ini tak lagi saling bicara, hanya ada sapa.

Kalau memang tak ada apa-apa, ya sudah. Memang bukan takdirnya. Kalau memang belum waktunya, ya oke oke saja. Memang masih harus banyak sabarnya.

Aku tidak mau menghabiskan waktu memikirkan dia. Tapi sosoknya memang mengganggu pikiranku. Jadi aku menuliskannya, agar sejenak aku bisa fokus dengan urusanku. Aku merasa bodoh karena menuliskan ini. Tapi ya sudahlah.. kadang aku memang bodoh dalam beberapa urusan.