Senin, 2 Oktober 2023
Ibuku begitu senang pagi ini. Beliau mendapat kiriman paket dari saudara sepupu ayah yang ada di Makkah. Meski tidak ada surat seperti dulu saat nenek dikirimi paket, ibuku tetap nampak begitu bahagia. Lagipula ibuku tidak bisa berbahasa Arab.
Aku baru sadar dan ingat kalau ternyata nenek bisa berbahasa Arab. Sebab dulu aku melihat nenek membaca surat tulisan Arab dan menterjemahkannya ke kakek setiap kali beliau mendapat kiriman paket.
Ku ingat-ingat di rumah nenek juga banyak sekali buku-buku tebal yang tercetak dalam bahasa Arab. Dulu saat kecil ku pikir semua buku itu adalah Al-Qur'an.
Setiap kali keluarga kami ada yang yg pergi umroh, pasti berkunjung juga ke rumah saudara yang ada di Makkah. Tapi sekarang setelah generasi ke-3 kami jadi agak sulit berkomunikasi. Saudara yang di sana tidak bisa berbahasa Indonesia, dan kami tidak bisa berbahasa Arab.
Dulu nenek bilang dia ingin pergi ke Mekkah dan tinggal di sana. Dia ingin meninggal di sana dan dikubur dekat dengan ayahnya. Ayahnya adalah seorang saudagar yang berdagang di Makkah.