Aku sungguh ingin menelpon ibuku pagi ini. Aku ingin menangis. Tidak, aku tidak akan setega itu untuk menceritakan segala kesusahan, kegundahan, dan kesakitan yang terjadi. Aku hanya ingin menelpon ibuku dan menangis.
Tapi untuk menelpon pun aku tidak berani. Aku takut menyakiti hati ibuku. Aku takut beliau terpikir dan jadi sakit. Ibuku itu sangat tidak bisa mendengar kabar buruk dari anaknya.