Rabu, 3 Mei 2023

Tadi sore aku menonton sebuah video dokumenter tentang kehidupan nomaden orang-orang Mongol. Video itu menampilkan kehidupan sebuah keluarga yang berpindah-pindah mengikuti musim.

Mereka bertahan di rumah tenda yang dibongkar pasang setiap pindah. Mereka juga sudah memakai alat-alat dan barang-barang modern. Misalnya truk untuk mengangkut barang dan kantong plastik untuk menyimpan makanan.

Kehidupan nomaden itu kini menjadi dilema, terancam punah, karena para generasi baru sudah kehilangan kekuatan untuk hidup berpindah-pindah. Mereka lebih suka menetap di desa atau kota dan menghasilkan uang dengan bekerja.

Di bagian akhir video, diperlihatkan bagaimana para nomaden itu menghadapi para serigala yang menyerang hewan-hewan ternak mereka. Aku ikut merinding saat menonton para nomaden itu berburu.

Beberapa serigala mati tertembak. Video juga menampilkan seorang anak laki-laki yang bertanya pada kakeknya:

anak: "Kakek, apakah serigala itu malaikat atau iblis?"
kakek: "Serigala bisa jadi keduanya. Sama seperti manusia."