Di saat seperti ini aku jadi merasa kehilangan kamu lagi, Raff. Aku merasa telah kehilangan kamu berkali-kali. Aku kehilangan kamu setiap kali membeli mie ayam yang kamu sukai. Aku kehilangan kamu setiap kali melewati bangunan coworking space itu.

Aku kehilangan kamu setiap mendengar nama kota tempat kamu tinggal. Aku kehilangan kamu setiap melihat buku milikku yang pernah kamu pinjam. Aku kehilangan kamu setiap ada yang tidak bertanya kabarku tapi mendoakanku.

Aku yakin kamu akan paham sekali dengan apa yang aku rasakan sekarang. Oh andai saja kita masih bisa berbincang panjang seperti dulu. Tentu akan menjadi penawar lelahku, dan juga lelahmu. Semoga kamu selalu baik-baik saja, di manapun kamu berada di bumi ini.

Sudah tiga tahun berlalu sejak pertemuan terakhir kita, dan aku masih saja mengingatmu. Mungkin itu juga menjadi pertemuan terakhir kita untuk selamanya. Setahun belakangan ini aku telah berkenalan dengan bermacam orang, tapi belum ku temui yang seperti kamu, perempuan ataupun laki-laki.

Coba katakan padaku Raff, dimana bisa ku temukan orang yang seperti kamu?