Rabu, 26 April 2023
Bukan sebab aku tidak mau, bukan pula karena aku tidak tertarik. Sejujurnya, kamu adalah sosok yang ideal di mataku. Ingin sekali rasanya bisa mengobrol panjang denganmu. Ingin bisa mendengar dan bertukar cerita, pembelajaran, kebijaksanaan hidup, harapan...
Tapi aku takut terjerumus, takut jatuh hati padamu. Aku mundur karena berusaha melindungi diri. Melindungi diri dari apa? Dari perasaanku sendiri dan dari patah hati. Aku belum siap patah hati lagi.
Aku belum siap merasakan sakit itu lagi. Patah hatiku yang terakhir kemarin sungguh berat, sangat sedih, tapi sekaligus begitu indah. Aku ikhlas, dan belajar bahwa jatuh cinta itu adalah kepada siapa kita siap patah hati.
Aku adalah orang yang tidak suka mengambil risiko, aku bukanlah seorang pemberani dalam urusan ini. Jadi lebih baik tidak dimulai sama sekali.
Jika memang kamu ditakdirkan untukku dan aku ditakdirkan untukmu, maka bagaimanapun jalannya nanti kita tetap akan bersatu.