Jumat, 14 April 2023

Semalam seorang teman bertanya padaku, kapan aku akan ikut itikaf di Aqsyanna? Dia mengajakku itikaf mulai malam minggu. Ku bilang aku mulai itikaf di Aqsyanna besok, jumat malam.

Dia bilang kalau sebenarnya dia sudah ingin itikaf di Aqsyanna dari kemarin-kemarin, tapi mikirin mau mandi dimana? Ku bilang, ayo tidak apa-apa datang saja. Kita bisa numpang mandi di masjid terdekat.

Dia bilang kalau agak susah kalau cewe mandinya. Ku bilang, kalau aku sih nggak susah-susah. Soalnya dulu aku sering numpang mandi dimana-mana. Di pom bensin, di masjid, di rumah orang, di stasiun, di restoran. 

Lalu dia bertanya, kok bisa?
Iya bisa, dulu aku sering jalan-jalan soalnya. Sangat kontradiktif dengan pernyataan yang aku katakan beberapa hari sebelumnya.

Beberapa hari kemarin dia juga bertanya, kenapa aku tidak ikut acara AWL yang ke Bandung? Ku jawab aku hanya tidak mau ikut, lagipula acara itu tidak terlalu penting dan pada dasarnya aku memang tidak suka jalan-jalan.

Ya, aku memang tidak suka keluar kemana-mana. Kalau bisa aku tidak mau kemana-mana, mendem aja di rumah dan rebahan sambil membaca buku, atau menonton sesuatu, atau ya.. scrolling sosial media hihi

Aku hanya keluar kalau, satu karena terpaksa. Dua, karena punya kepentingan. Tiga, karena ingin bertemu/sekedar melihat wajah seseorang. Selebihnya, aku memilih untuk berdiam saja.