Rasanya sakit dan sesak ketika aku harus menahan diri dan tidak menaruh harapan terlalu tinggi dan tidak proporsional terhadap diri sendiri. Aku harus mengakui bahwa aku tidak sekuat itu, aku tidak sedisiplin itu, aku tidak sehebat itu.
Aku benci mengakuinya tapi harus kulakukan. Karena jika tidak, aku akan terus melukai diriku sendiri, terus membohongi diriku sendiri, dan pada akhirnya aku akan mati sendiri, disebabkan diriku sendiri.
Menuliskan sesuatu yang seperti ini kadang membuatku malu. Aku malu pada semut-semut yang lewat di jendela kamarku, aku malu pada pohon pucuk merah yang ada di halaman tetanggaku, aku malu pada kipas angin yang terus saja bekerja tanpa mengeluh setiap harinya itu.
Aku malu karena masih saja berkutat di sini, belum selesai dengan permasalahan-permasalahan pribadi. Ah, bagaimana ini?