Sabtu, 31 Desember 2022
Beberapa saat menuju tahun 2023. Sekarang jam setengah lima. Hujan baru saja berhenti turun mengguyur tanah Pamulang. Orang-orang mulai berseliweran keluar rumah. Mereka seperti berencana pergi, ingin merayakan tahun baru, pikirku.
Dalam kesendirian sore ini, aku merindukan ba dan uma. Ku harap mereka tidak merindukanku. Sebab rindu itu berat, seperti kata orang-orang. Biar aku saja.
Tadi aku melihat postingan seseorang yang mengutip nasihat-nasihat ayahnya. Aku ingin merasa iri padanya, tapi aku tak tega pada ba. Kalau aku iri dengan orang itu, sama saja seperti aku tidak bersyukur punya ba sebagai ayahku.
Ba memang tidak pernah memberi nasihat-nasihat bijak seperti itu, meski aku sangat menginginkannya dan juga sangat membutuhkannya. Tapi aku tak masalah tidak pernah mendapatkannya. Bagaimanapun ba, aku tetap anaknya, dan ba tetap ayahku. Aku mencintai ba, dan semoga ba juga begitu.
Berbicara soal cinta, semalam aku membaca sebuah kalimat menarik. Bunyinya begini, "Cinta adalah: aku ingin kamu bahagia. Kamu itu penting dan berharga, aku ingin kamu bahagia."
Ya begitulah cinta, selamanya indah. Cinta adalah tentang "aku ingin kamu bahagia".