Tadi aku datang untuk volunteering kelas literasi anak lagi. Suara ribut anak-anak itu masih membuatku tak nyaman dan ingin melarikan diri. Tapi aku bisa bertahan di sana. Aku bisa membawa diri dengan cukup baik, sepertinya.
Tadi di kelompokku ada 10 anak. Mereka antusias sekali, malah berebut untuk menjawab pertanyaan dan menyampaikan cerita mereka. Ku sangka beberapa anak tidak mau berpartisipasi, takut ngomong, tidak berani, ternyata mereka semua bisa. Aku senang melihat wajah-wajah antusias itu.
Dan aku tetap dipanggil kak Jeni. Kata mereka aku mirip Jeni Blackpink. Ah, mereka bisa saja.
Sepulang dari sana kami makan nasi uduk di warung mbak Puput dulu. Di meja makan itu ada cerita, intinya adalah, ada kelompok anak orang kaya yang ketika sudah berumah tangga tidak bisa menyesuaikan diri dan tidak pandai menghadapi krisis rumah tangga. Well, bukan anak orang kaya pun sepertinya bisa begitu. Tergantung orangnya, ku rasa.