Aku takut terlambat. Aku takut banyak menghabiskan umurku pada kesia-siaan. Aku takut Allah kecewa padaku karena aku tidak memanfaatkan banyak potensi yang telah diberikan-Nya kepadaku.

Aku ingin berhenti, ingin istirahat dulu, seperti kata orang-orang. Tapi aku tidak bisa. Aku harus jalan terus. Aku tidak mau berhenti.

Aku memilih untuk jalan terus dan tidak berhenti. Karena aku pernah berhenti, lalu aku tertinggal. Aku pernah beristirahat, dan aku menyesal.

Aku memang lelah, aku memang sedang hilang arah. Tapi aku tetap jalan terus, tidak berhenti. Proses itu memang seberat ini perjuangannya, memang semahal ini harganya.

Esnida, janganlah kamu takut, karena Allah akan turunkan ketenangan. Janganlah kamu Khawatir, karena Allah akan berikan kekuatan. Janganlah kamu gelisah, karena Allah akan berikan jalan.

Esnida, teruslah bergerak. Jangan berhenti. Allah akan mampukan kamu, Allah akan kuatkan kamu, Allah akan sembuhkan kamu.

Esnida, teruslah bergerak. Kita tidak berhenti sebelum kita sampai. Kita tidak beristirahat sebelum kita selesai.