Selasa, 14 Desember

Tepat dua tahun lalu. Saat aku harap-harap cemas menghawatirkan kamu yang belum datang-datang juga di acara yang cukup penting itu.

Aku bertanya pada temanmu, dan dia pun menjelaskan keberadaanmu. Tapi aku tetap tidak tenang. Aku menelpon kamu berkali-kali tapi tidak kamu angkat.

Lalu kamu muncul begitu saja. Langsung duduk dan mengikuti jalannya acara. Aku lega karena akhirnya kamu datang. Dan aku juga sedikit kesal karena kamu tak berkata apa-apa.

Ah, aku bodoh sekali saat itu. Dan ya, aku lebih bodoh lagi hari ini.