Beberapa hari lalu aku sengaja membuat status WhatsApp yang hanya aku tujukan untuk kamu. Tapi sayang kamu tidak melihatnya, apalagi meresponnya.

Aku hanya bertanya hal-hal ini, yang membuatku gelisah pada sore itu,

Bisakah kita kehilangan sesuatu yang bahkan tidak pernah kita miliki?

Apakah cinta masih tetap cinta walaupun tidak pernah kita ungkapkan?

Apakah kita boleh berharap dan berdoa tanpa melakukan usaha nyata?

Apakah kita harus punya alasan yang kuat dulu baru boleh menangis?

Apakah kita harus bisa menjelaskan semua yang kita rasakan?

Bagaimana para burung bisa bermigrasi ribuan kilometer tanpa peta dan tanpa kompas?

Kenapa air hujan pasrah saja ketika tiba waktu baginya untuk jatuh ke tanah?

Ah, padahal aku sungguh berharap kamu meresponnya, satu saja yang kamu respon ku kira akan membuat diriku sungguh senang. Tapi ternyata aku harus lebih bersabar.