Ada apa dengan diriku? Aku baru saja menemukan diriku yang begitu menikmati kesedihan dan penderitaan. Seolah kesedihan adalah setangkai bunga yang indah, atau segenggam madu yang manis, atau sehembus angin yang menenangkan.
Menikmati kesedihan adalah keistimewaan yang sulit dijelaskan. Karena dengan ini, aku bisa mengingat bahwa suatu hari nanti aku akan pulang. Pulang ke surga. Pulang dari perjalanan panjangku menapaki tahun demi tahun di bumi.