Hei, kamu kemana? Ada apa? Kenapa tak pernah lagi muncul di daftar kontak yang melihat status whatsappku?

Meskipun status whatsapp itu tidak ku buat khusus untukmu, aku merasa hampa mengetahui kamu tidak ikut melihatnya.

Entahlah, aku takut kamu hilang. Aku takut kamu sengaja tidak mau ikut melihat karena kamu tidak suka dengan tulisanku itu.

Ah, sebenarnya masa bodoh dengan hal itu, toh kamu bukan siapa-siapa untukku. Tapi, hatiku bilang kalau... ah, entahlah, ah! aku benci diriku yang tiba-tiba menjadi tolol karenamu.