Semalam aku bermimpi tentang kamu. Kita dan empat orang yang tak ku ingat sedang menaiki sebuah pinisi.
Kita melintasi laut, kapal itu terombang-ambing diterjang angin. Empat orang lain terpental ke laut, mereka hilang. Lalu pinisi itu berubah menjadi perahu karet berwarna hijau tua.
Kita berdua tetap bertahan di perahu karet itu. Kamu berpegangan dengan sebuah tali tambang tebal berwarna putih. Dan aku berpengang pada tanganmu. Kita berdua bersyukur karena berhasil selamat dari laut itu.
ah, sebegitunya ya diriku ini?... arrghh... stupid me! ๐
Ku kira aku akan menyesali tulisan ini dan akan menghapusnya
beberapa hari lagi, (atau suatu hari ketika aku ingat dan membacanya ulang).
Hari ini aku hanya menulisnya agar tak memikirkan hal ini seharian. Mimpi ini
mengganggu.